skip to main |
skip to sidebar
| name |
author |
perms |
com |
modified |
label |
| Filename |
HADITS NABI MUHAMMAD SAW TENTANG AKHLAQ MULIA VIII |
| Permission |
rw-r--r-- |
| Author |
rohman firmansyah |
| Date and Time |
01.48 |
| Label |
|
| Action |
|
- Tidak
halal bagi seorang muslim menjauhi (memutuskan hubungan) dengan
saudaranya melebihi tiga malam. Hendaklah mereka bertemu untuk
berdialog mengemukakan isi hati dan yang terbaik ialah yang
pertama memberi salam (menyapa). (HR. Bukhari)
- Barangsiapa meniru-niru tingkah laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
- Tidak
akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka
mendengar-dengar berita rahasia orang lain). (HR. Bukhari)
- Perumpamaan
orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas
kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka
seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim)
- Kawan
pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia
tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya.
Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi.
Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya. (HR.
Bukhari)
- Tiada
beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi
orang yang tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)
- Tunaikanlah
amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat
terhadap orang yang mengkhianatimu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
- Orang
yang diajak bermusyawarah (dimintai pendapat) adalah orang yang
bisa memegang amanat (jujur, ikhlas dan dapat menyimpan rahasia).
(HR. Ath-Thabrani)
- Aku
menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya
orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku
melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari
dan Muslim) yang dimaksud hadits ini adalah fakir miskin yang
sabar dan bersyukur dan kebanyakan wanita masuk neraka adalah
karena banyak mengeluh kepada suami dan tak mau bersyukur.
- Sesungguhnya
agama ini mudah dan tiada seorang yang mempersulit agama, kecuali
pasti dikalahkannya (menemui kesulitan). Bertindaklah tepat,
lakukan pendekatan, sebarkan berita gembira, permudahlah dan
gunakan siang dan malam hari serta sedikit waktu fajar sebagai
penolongmu. (HR. Bukhari)